Manajemen Reksiko

Dalam mengelola kegiatan bisnis dan operasional sehari-hari, Perseroan telah menerapkan sistem manajemen risiko yang baik agar senantiasa mampu mengidentifikasi, menganalisa, dan menerapkan strategi mitigasi risiko secara tepat. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir dampak negatif yang timbul dari setiap risiko yang dapat timbul sewaktu-waktu.

Identifikasi dan Upaya Mitigasi Risiko

Perseroan telah melakukan identifikasi secara komprehensif pada semua lini operasional masing-masing unit dan telah menyimpulkan beberapa jenis risiko yang terdeteksi dan berdampak cukup signifikan dan signifikan bagi bisnis Perseroan di sepanjang tahun 2019, antara lain:

  • Turnover karyawan
  • Kejahatan dan kehilangan
  • Bahan baku terlambat datang
  • Demurrage
  • Produk terlambat diserahkan
  • Salah hitung pajak
  • Sistem akuntansi error
  • Pelanggaran peraturan pemerintah
  • NG supply turun
  • Power dip (failure)
  • Power black out (PJB Power Plant trip)
  • Sparepart tidak tersedia (habis)
  • Kompetensi manpower kurang
  • Pencemaran lingkungan
  • Risiko kredit
  • Risiko mata uang
  • Risiko likuiditas